Tanpa Mekanisme Pleno, Ketua DPD Golkar Kota Ternate Dituding Ambil Keputusan Sepihak Dukung Anjas Taher

185

TERNATE, Corongpublik// Keputusan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate, Fuad Alhadi, yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Anjas Taher sebagai calon Ketua DPD I Golkar Provinsi Maluku Utara menuai kritik dari jajaran pengurus partai di tingkat kota. Langkah Fuad dianggap sepihak dan tidak melalui mekanisme rapat pleno sebagaimana aturan organisasi yang berlaku di tubuh Golkar.

Salah satu pengurus DPD Golkar Kota Ternate menegaskan bahwa pernyataan dukungan yang disampaikan Fuad tidak mewakili sikap resmi partai.

“Di Golkar itu ada mekanisme. Setiap keputusan yang diambil atas nama institusi partai, apalagi membawa nama ketua DPD, harus melalui rapat pleno” tegasnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, dalam struktur Partai Golkar terdapat tiga tingkatan rapat pleno yang harus ditempuh sebelum sebuah keputusan diambil. Pertama, rapat pleno pengurus harian, yang dihadiri oleh ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan jajarannya. Kedua, rapat pleno pengurus lengkap, yang melibatkan seluruh pengurus hingga tingkat seksi. Ketiga, rapat pleno diperluas, yang bisa melibatkan pimpinan kecamatan bila dianggap perlu.

“Saudara Fuad seharusnya menempuh mekanisme itu. Tapi yang terjadi, keputusan dukungan kepada Pak Anjas Taher diambil sepihak tanpa pembahasan bersama” ungkapnya. Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir, pihaknya telah menggelar pertemuan internal dengan sejumlah wakil ketua dan bendahara untuk memastikan sikap resmi pengurus.

Dari hasil pertemuan tersebut, mayoritas pengurus DPD Golkar Kota Ternate tidak sependapat dengan langkah Fuad.

“Kita sepakat bahwa keputusan itu tidak bisa diambil sendiri. Bahkan mayoritas pengurus menyatakan dukungan kepada Ibu Alien Mus untuk kembali memimpin DPD Golkar Provinsi Maluku Utara” ujarnya.

Pertemuan informal juga dilakukan bersama pimpinan kecamatan (PK) untuk menjaring aspirasi di tingkat bawah. Hasilnya pun sama, para pimpinan kecamatan menolak keputusan sepihak Fuad Alhadi dan menegaskan dukungan kepada Alien Mus.

“Kami sudah hubungi sebagian besar PK, dan mereka menyatakan tidak sependapat dengan Fuad” lanjutnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dari 17 wakil ketua DPD Golkar Kota Ternate, tiga di antaranya telah meninggal dunia. Dari 14 orang yang masih aktif, 11 di antaranya secara tegas menyatakan dukungan kepada Ibu Alien Mus. Mereka antara lain Abdurrahman Bailusy, Makmur Gamgulu, Muhammad Sabri, Irfan U Marsaoli, Jekson De Driving, Benyamin Idris, Fulkanita Barakati, Nurdin Kadir, Huraira Andili, Taufik Aljokja, dan Rahmat Hayat.

Sementara tiga wakil ketua lainnya Almarhum Hi. Jadid Ali, Anas U Malik, dan M. Ikra Harun telah meninggal dunia. Dengan demikian, dari 14 pengurus harian aktif, mayoritas mendukung Alien Mus sebagai calon Ketua DPD I Golkar Maluku Utara.

“Pernyataan ini bukan soal pribadi atau keberpihakan, tapi soal mekanisme. Golkar adalah partai yang menjunjung tinggi aturan organisasi. Tidak boleh ada keputusan yang diambil sendiri tanpa pleno atau pemberitahuan kepada pengurus” tegas Makmur, salah satu pengurus harian yang ikut dalam pertemuan.

Ia pun menutup dengan seruan agar pernyataan Fuad Alhadi segera diralat demi menjaga marwah dan soliditas partai.

“Golkar sangat menghargai mekanisme. Karena itu, apa pun alasannya, keputusan sepihak tidak bisa dibenarkan. Setiap langkah harus dibicarakan bersama, minimal melalui rapat pleno” pungkasnya.

—Tim/Red—