TERNATE, Corongpublik// Memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara menegaskan komitmen memperkuat layanan infrastruktur jalan dan jembatan yang berkualitas, berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh wilayah provinsi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membuka isolasi wilayah serta meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala BPJN Maluku Utara, Navy Anugerah Umasangadji, S.T., M.T., menekankan bahwa peringatan Hari Bakti PU bukan sekadar seremoni, melainkan momentum mempertegas integritas dan akselerasi kerja pembangunan. “Infrastruktur bukan hanya soal beton dan aspal, tetapi membuka peluang masa depan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sebagai provinsi kepulauan dengan geografis menantang, BPJN Maluku Utara terus memperluas pembangunan infrastruktur strategis yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Upaya ini mencakup pembangunan, peningkatan kualitas, hingga preservasi berbagai ruas jalan nasional yang menopang pertumbuhan ekonomi dan kelancaran logistik.
Salah satu fokus utama adalah ruas Trans Halmahera yang menjadi jalur penghubung kawasan industri, perkebunan, pertambangan, dan permukiman. Selain itu, BPJN turut menangani titik rawan longsor, melakukan perbaikan geometrik, serta melaksanakan pemeliharaan rutin pada jaringan jalan nasional sepanjang ±1.208,50 km. Konektivitas dari Halmahera Utara hingga Tidore menjadi prioritas untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar sepanjang tahun.
Di sektor jembatan, BPJN mencatat sejumlah capaian signifikan dalam lima tahun terakhir. Pembangunan jembatan strategis dilakukan di Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, hingga jembatan-jembatan kecil yang menghubungkan desa terpencil. Upaya ini membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, serta menghidupkan jalur ekonomi baru bagi warga.
Dalam situasi darurat seperti banjir dan longsor, BPJN Maluku Utara juga bergerak cepat menangani putusnya jalan, kerusakan jembatan, hingga pembersihan material runtuhan. Penanganan sistem drainase dan pengalihan arus lalu lintas dilakukan untuk memastikan mobilitas publik tidak terhambat selama masa krisis.
BPJN Maluku Utara turut mendukung program strategis nasional seperti penguatan konektivitas kawasan industri Weda Bay, Pulau Obi, dan Morotai, termasuk peningkatan akses menuju pelabuhan dan bandara. Upaya ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan, energi, serta konektivitas antarpulau.
Melalui momentum Hari Bakti PU ke-80, BPJN Maluku Utara menyatakan kesiapan untuk terus meningkatkan kualitas layanan teknis, keselamatan jalan, percepatan pembangunan infrastruktur strategis, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan dunia usaha. Semua langkah ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan demi kemajuan Maluku Utara.
–TIM/RED–




