HALUT, Corongpublik// Menjelang perayaan Hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Utara mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Halmahera Utara dari Pasir Putih hingga Apulea untuk menjaga semangat kekeluargaan lintas umat beragama serta menciptakan suasana yang aman, tertib, dan nyaman.
Ketua DPC GPM Halmahera Utara, Maikel Flory, menegaskan bahwa perayaan Natal tidak seharusnya dimaknai sebatas seremoni keagamaan semata, melainkan sebagai momentum perjumpaan kekeluargaan tahunan yang harus memberi dampak sosial nyata bagi kehidupan bermasyarakat.
“Natal seharusnya menjadi momentum bersama yang menghadirkan sukacita dan cinta kasih, sekaligus memperkuat keharmonisan antarumat beragama. Nilai-nilai itu bukan hanya milik umat Kristiani, tetapi milik seluruh masyarakat Halmahera Utara,” ujar Maikel, Jumat (26/12/2025).
Ia menambahkan, menjaga kondisi sosial yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama, terlebih di tengah keberagaman latar belakang suku, agama, ras, golongan, dan budaya yang hidup berdampingan di Indonesia.
Menurut Maikel, Indonesia sebagai negara demokrasi adalah rumah bersama bagi seluruh warga negara tanpa kecuali. Karena itu, sikap saling menghormati dan toleransi harus terus dirawat sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Dalam kehidupan bernegara, tidak ada warga negara kelas satu atau kelas dua. Setiap orang, apa pun agamanya, adalah bagian utuh dari identitas kebangsaan kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maikel menyampaikan bahwa GPM sebagai organisasi yang mewarisi cita-cita kebangsaan akan terus konsisten menjaga nilai persatuan dan persaudaraan di tengah keberagaman. Ia menegaskan, kader GPM memiliki tanggung jawab ideologis untuk mengampanyekan nilai kebhinekaan, perdamaian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat Natal dan Tahun Baru, GPM Halmahera Utara berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga kedamaian, mempererat persaudaraan, dan menjadikan perayaan akhir tahun sebagai momentum memperkuat harmoni sosial.
___Tim/Red___




