Pembekalan PPL FIP Unutara, Perkuat Kompetensi dan Karakter Calon Pendidik

12

TERNATE, Corongpublik// Fakultas Inovasi Pendidikan (FIP) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa angkatan 2022. Kegiatan ini menjadi pembekalan perdana sebelum mahasiswa diterjunkan langsung ke sekolah mitra sebagai calon pendidik.

Pembekalan PPL tersebut dilaksanakan di Aula Kampus Utama Unutara, Ternate, Sabtu (10/1/2026). Acara dihadiri Rektor Unutara, Wakil Rektor I dan II, Dekan FIP, para dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa peserta PPL.

Program PPL merupakan tahapan wajib dalam kurikulum Fakultas Inovasi Pendidikan. Mahasiswa dijadwalkan mulai terjun ke sekolah mitra pada 12 Januari 2026, yakni di MTs Sahabat Cendikia dan MTs S Ma’arif Fitu.

Dekan FIP Unutara, Mujais Apling, menegaskan bahwa PPL tidak sekadar menjadi pemenuhan syarat akademik. Menurutnya, PPL adalah proses transformasi mahasiswa menjadi calon guru profesional yang siap menghadapi realitas dunia pendidikan.

“PPL merupakan laboratorium nyata bagi calon guru. Di sanalah teori inovasi pendidikan diuji dan diimplementasikan secara langsung. Mahasiswa harus adaptif, kreatif, serta menjunjung tinggi akhlakul karimah dan kearifan lokal Maluku Utara,” ujar Mujais dalam sambutannya.

Pembekalan dilaksanakan selama dua hari dengan menghadirkan narasumber dari internal kampus. Materi yang diberikan dirancang untuk memperkuat kesiapan pedagogik, profesional, dan karakter mahasiswa sebelum terjun ke lapangan.

Materi pertama tentang pengenalan kultur sekolah disampaikan oleh Taufik Abdullah. Selanjutnya, Ade Haerullah dan Dr. Iswadi M. Ahmad memaparkan desain pembelajaran IPA dan IPS yang terintegrasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sesuai kurikulum yang berlaku.

Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan pelatihan microteaching. Melalui sesi ini, mahasiswa dilatih mengelola kelas, menyusun strategi pembelajaran, serta mempraktikkan metode mengajar secara langsung.

Salah satu peserta, Nasrullah Timula, mengaku pembekalan tersebut sangat membantu. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya membekali kemampuan mengajar, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang pembentukan karakter siswa.

Kegiatan pembekalan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta PPL. FIP Unutara berharap mahasiswa mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberi kontribusi positif bagi sekolah mitra, serta tumbuh menjadi guru inovatif yang siap menjawab tantangan pendidikan masa kini.

___Tim/Red___