Terpilih sebagai Ketua KONI Halut, Piet Hein Babua Fokus Pembinaan Atlet dan Soliditas Cabor

17

HALUT, Corongpublik// Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Halmahera Utara ke-VI Tahun 2025 secara resmi menetapkan Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, sebagai Ketua KONI Halmahera Utara terpilih. Penetapan tersebut berlangsung demokratis dan disepakati seluruh pemilik hak suara dari cabang olahraga (cabor).

Dalam pidato perdananya, Piet Hein Babua menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berorientasi pada prestasi dan kebersamaan. Ia menyebut KONI sebagai rumah besar seluruh insan olahraga, bukan alat kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Menurut Piet, amanah sebagai Ketua KONI merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan komitmen, kejujuran, dan kerja kolektif. Ia mengajak seluruh elemen olahraga untuk meninggalkan perbedaan dan mulai membangun sinergi demi kemajuan olahraga Halmahera Utara.

Ia menekankan bahwa keberhasilan kepengurusan KONI tidak diukur dari jabatan, melainkan dari prestasi atlet yang dihasilkan melalui pembinaan yang terencana dan berkelanjutan. Setiap atlet, kata Piet, harus memperoleh perhatian dan kesempatan yang adil berdasarkan prestasi.

Piet juga menyoroti peran strategis cabang olahraga sebagai ujung tombak kemajuan KONI. Menurutnya, kuat atau lemahnya organisasi sangat ditentukan oleh soliditas pengurus cabor dalam membina atlet di masing-masing cabang.

Terkait keterbatasan anggaran daerah, Piet mengajak pengurus KONI dan cabor untuk berpikir kreatif dengan membuka ruang kolaborasi bersama pihak swasta, BUMN, dan para pemangku kepentingan olahraga, agar pembinaan atlet tetap berjalan optimal.

Selain itu, Piet menegaskan kesiapan Halmahera Utara menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara ke-V Tahun 2026 yang akan digelar bertepatan dengan HUT Kabupaten Halmahera Utara. Ia menekankan pentingnya kerja profesional agar perhelatan tersebut berjalan sukses dan membanggakan.

Menutup pernyataannya, Piet mengajak seluruh insan olahraga menjadikan Musorkab sebagai titik awal kebangkitan olahraga Halmahera Utara. Ia optimistis, dengan persaudaraan dan kebersamaan, Halmahera Utara mampu bersaing dan sejajar dengan daerah lain di Maluku Utara.

—Chen/Red—