
TIDORE, Corongpublik// Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota SD Super League Tahun 2025 di Stadion Barumaraya Tomagoba, Selasa (23/12/2025) malam. Turnamen ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang sehat dan berkarakter melalui olahraga.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menjauhkan anak-anak dari aktivitas negatif serta membentuk mental dan disiplin sejak usia dini.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berkomitmen mencetak generasi muda yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan siap menjadi andalan daerah. Selain asupan gizi yang baik, pembinaan dapat dilakukan melalui kegiatan positif seperti turnamen sepak bola ini,” ujar Muhammad Sinen.
Ia juga menekankan bahwa penyelenggaraan Piala Wali Kota pada tingkat Sekolah Dasar menghadirkan ruang kegembiraan bagi anak-anak, khususnya dalam mengisi waktu pasca-ujian semester dan masa libur sekolah.
Wali Kota berharap seluruh penonton dan pendukung mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar turnamen berlangsung tertib dan menjadi ajang yang membanggakan bagi para peserta yang seluruhnya merupakan pelajar Sekolah Dasar se-Kota Tidore Kepulauan.
Selain itu, pesan khusus disampaikan kepada panitia pelaksana, wasit, tim peserta, aparat keamanan, dan suporter untuk bersama-sama menjaga sportivitas dan kelancaran kegiatan. Apresiasi juga diberikan kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia SD Super League, Nurul Wardani, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung pengembangan olahraga di tingkat Sekolah Dasar. Event perdana ini diikuti oleh 24 sekolah dari berbagai wilayah.
“Sebanyak 22 sekolah berasal dari Pulau Tidore, satu sekolah dari Pulau Mare, dan satu sekolah dari Kecamatan Oba Utara. Tingginya partisipasi ini menunjukkan besarnya antusiasme sekolah dalam pembinaan olahraga sejak usia dini,” jelasnya.
Nurul berharap para peserta tidak hanya mengejar kemenangan dan piala, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga tentang kerja sama tim, menghargai perbedaan, menaati aturan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam berkompetisi.
__Tim/Red__



